Postingan

Jakarta Barat dan Teror Zombie kota Mafia

Gambar
Suasana mengerikan 3 tahun lagi Jakarta Barat 2028 kota Big Mafioso bilamana tidak cepat diselesaikan   Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran dan kemiskinan di Jakarta Barat adalah: - Jumlah pengangguran terbuka di DKI Jakarta sebesar 215.640 orang pada tahun 2023 - Kemiskinan di Jakarta Barat mencapai angka 122.300 jiwa atau sekitar 4,23% dari total penduduk pada tahun 2023 Sumber data dari: - Badan Pusat Statistik Kota Administrasi Jakarta Barat³ - Badan Pusat Statistik Indonesia Jumlah kriminalitas di Jakarta Barat dan DKI Jakarta adalah sebagai berikut: - Jumlah kejahatan yang dilaporkan di DKI Jakarta pada tahun 2023 sebanyak 584.991 kasus¹ - Jumlah kejahatan di Jakarta Barat sendiri belum tersedia secara spesifik, namun Metro Jaya (yang mencakup DKI Jakarta) mencatat 87.426 kasus kejahatan pada tahun 2023 - Angka penyelesaian kasus kejahatan di Metro Jaya hanya sebesar 12,6% Berikut adalah persentase jumlah penduduk miskin, pengangguran, ...

Keadaan mencekam negara ini 3 tahun lagi

Gambar
Keadaan mencekam Indonesia 3 tahun lagi   Analisa menempati perkembangan keadaan sumber daya manusia Indonesia yang terus menerus mencekam kedalam jurang Kemiskinan  Saya memiliki akses ke berbagai sumber data dan survei yang dilakukan oleh: 1. **Lembaga Survei Indonesia (LSI)**: Survei pada 2022 menunjukkan 71,1% warga Jakarta menolak pindah ibu kota. 2. **Pusat Data dan Informasi Kepemimpinan Kabinet (Pusdatin Kemensetneg)**: Survei pada 2022 menunjukkan 68,5% warga Jakarta lebih setuju memperbaiki Jakarta daripada pindah ibu kota. 3. **Kompas Research and Development**: Survei pada 2022 menunjukkan 72,2% warga Jakarta khawatir dengan dampak pindah ibu kota terhadap ekonomi dan sosial Jakarta. Saya juga memiliki data dari diskusi dengan gubernur DKI Jakarta dan wakil gubernur yang juga menyatakan kekhawatiran serupa. hasil lembaga survei  Beberapa analis politik menyatakan bahwa rencana pindah ibu kota ke Kalimantan Timur dapat memberikan keuntungan politik bagi dinast...